
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) mencatatkan pencapaian material dalam kinerja keberlanjutan Perusahaan melalui diraihnya sertifikasi Global Sustainable Tourism Council (GSTC) oleh de Braga by ARTOTEL, salah satu aset konsesi WEGE di sektor properti dan hospitality.
Sertifikasi GSTC yang diterbitkan oleh Control Union Singapore Pte. Ltd. dan berlaku hingga tahun 2028 ini menegaskan bahwa de Braga by ARTOTEL telah memenuhi standar internasional pariwisata berkelanjutan, mencakup aspek lingkungan, sosial, serta tata kelola usaha yang bertanggung jawab.
Pencapaian ini mencerminkan peran tata kelola WEGE dalam mengawasi pengelolaan aset konsesi berdasarkan kebijakan keberlanjutan, pengendalian operasional, serta mekanisme kepatuhan yang terstruktur. Kinerja keberlanjutan de Braga by ARTOTEL dipantau sebagai bagian dari kerangka tata kelola ESG WEGE guna memastikan keselarasan dengan regulasi, standar internasional, serta sasaran keberlanjutan Perusahaan.
WEGE memiliki peran strategis dalam pengelolaan aset pascakonstruksi untuk menciptakan nilai jangka panjang. Integrasi prinsip keberlanjutan dalam operasional de Braga by ARTOTEL—mulai dari efisiensi sumber daya, pengelolaan bangunan, hingga keterlibatan pemangku kepentingan—mendukung strategi diversifikasi usaha WEGE serta meningkatkan ketahanan aset dan kinerja jangka panjang.
de Braga by ARTOTEL telah menerapkan berbagai inisiatif untuk mengurangi konsumsi energi, mengoptimalkan penggunaan sumber daya, dan memitigasi risiko lingkungan. Inisiatif tersebut meliputi penerapan sistem bangunan hemat energi, pengolahan dan pemanfaatan ulang air limbah, pengurangan plastik sekali pakai, serta penyediaan infrastruktur pendukung transportasi rendah emisi. Upaya ini berkontribusi pada pengelolaan risiko transisi dan risiko operasional terkait perubahan iklim dan dinamika regulasi.
WEGE memastikan bahwa de Braga by ARTOTEL memberikan dampak sosial yang positif melalui pemberdayaan UMKM dan pemasok lokal, promosi seni dan budaya di kawasan heritage Braga, serta pelibatan aktif komunitas sekitar. Pendekatan ini memperkuat hubungan dengan pemangku kepentingan sekaligus meningkatkan nilai sosial dari aset konsesi.
Proses sertifikasi GSTC berfungsi sebagai validasi independen atas praktik manajemen risiko lingkungan, sosial, dan operasional pada aset konsesi WEGE. Pencapaian ini menjadi bagian dari siklus peningkatan berkelanjutan, dengan evaluasi berkala untuk menjaga kepatuhan serta meningkatkan kinerja keberlanjutan secara konsisten.
Meskipun rincian metrik kuantitatif disajikan secara terpisah dalam laporan keberlanjutan WEGE, sertifikasi GSTC ini menjadi indikator kualitatif atas penguatan kinerja ESG pada portofolio WEGE. Ke depan, WEGE akan terus meningkatkan integrasi data, pemantauan kinerja, serta kualitas pengungkapan keberlanjutan sejalan dengan Standar Pengungkapan Keberlanjutan IFRS.
Melalui pencapaian ini, WEGE menegaskan komitmennya dalam mengintegrasikan prinsip ESG secara menyeluruh di seluruh segmen bisnis, termasuk pengelolaan aset konsesi, guna mendukung penciptaan nilai jangka panjang dan pembangunan berkelanjutan.