
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) resmi menandatangani kontrak pembangunan Tower Universitas Diponegoro (UNDIP) Tembalang setinggi 21 lantai. Proyek ini mengusung konsep Bangunan Gedung Hijau (BGH) dengan target sertifikasi kategori Madya.
Acara penandatanganan kontrak dihadiri oleh Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, serta jajaran pimpinan UNDIP, termasuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Dr. Ir. Agung Dwiyanto. Dari pihak WEGE, turut hadir Direktur Operasi 1, Bagus Tri Setyana, yang didampingi oleh VP OMD WEGE, Khomensyah Nasution, Manajer Proyek Tower UNDIP Tembalang, Eri Wibowo, dan Deputi Manajer, Salman Berbudi.
Secara kontraktual, WEGE akan mengerjakan proyek ini dengan skema rancang dan bangun (design & build) yang mencakup tahap perencanaan, perizinan, hingga konstruksi. Ruang lingkup pekerjaan meliputi persiapan lahan, struktur, MEP (Mechanical, Electrical, Plumbing), interior, serta implementasi standar Bangunan Gedung Hijau. Tower ini akan dibangun di atas lahan seluas 2.924 m² dengan total luas bangunan mencapai 20.068 m². Nilai kontrak proyek ini sebesar Rp213 miliar, dengan durasi pengerjaan 720 hari kalender. WEGE juga menawarkan percepatan waktu hingga 90 hari kerja, sehingga estimasi penyelesaian menjadi 630 hari kalender.
Komitmen WEGE dalam Konstruksi Berkualitas
Direktur Operasi 1 WEGE, Bagus Tri Setyana, menyampaikan bahwa WEGE berkomitmen menghadirkan proyek berkualitas tinggi dengan standar keselamatan dan efisiensi terbaik.
“Kami mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh Universitas Diponegoro kepada WEGE. Sebagai bagian dari komitmen kami, proyek ini dirancang untuk mencapai zero accident, zero defect, zero complaint, dan zero temuan baik internal maupun eksternal. Kami juga memastikan pelaksanaan proyek ini sesuai dengan tata kelola manajemen yang baik serta mengutamakan keberlanjutan,” ujar Bagus.
Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, turut menyambut baik kerja sama ini dan menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar pembangunan gedung, tetapi juga mencerminkan visi UNDIP dalam menciptakan fasilitas pendidikan yang unggul dan berkelanjutan.
“Kami berharap pembangunan ini tidak hanya memenuhi standar teknis yang baik, tetapi juga mendukung kegiatan akademik dan interaksi sosial di lingkungan kampus. Konsep ruang komunal yang maksimal dalam desain gedung ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan produktivitas mahasiswa serta tenaga pengajar,” ungkapnya.
WEGE dan Komitmen Keberlanjutan
Sebagai bagian dari komitmen mewujudkan ekosistem konstruksi inovatif dan berkelanjutan, WEGE terus menghadirkan solusi pembangunan yang ramah lingkungan dan efisien. Dengan pendekatan desain yang mengutamakan konservasi energi, efisiensi material, serta penerapan teknologi konstruksi modern, proyek Tower UNDIP ini diharapkan dapat menjadi contoh pengembangan infrastruktur pendidikan yang berkelanjutan di Indonesia.