
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meresmikan Stadion Surajaya Lamongan yang kini hadir dengan wajah baru berstandar FIFA. Peningkatan kapasitas dan kualitas stadion ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan fasilitas olahraga yang berkelas dunia bagi masyarakat Lamongan dan sekitarnya.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) turut berbangga menjadi bagian dari proyek strategis ini melalui layanan konstruksi bangunan berstandar internasional yang kami miliki. Dengan pengalaman membangun stadion ikonik seperti Jakarta International Stadium (JIS) dan berbagai fasilitas publik lainnya, WEGE kembali membuktikan perannya sebagai mitra terpercaya dalam menciptakan ruang yang inovatif dan berkelanjutan.
Stadion Surajaya Lamongan merupakan satu-satunya dari 17 stadion yang dibangun melalui pembongkaran total, bukan sekadar renovasi. Stadion ini berdiri di atas lahan seluas 53.144 meter persegi dengan luas bangunan 14.673 meter persegi. Fasilitas yang tersedia pun sangat lengkap dan sesuai standar FIFA, di antaranya 11.214 kursi penonton dengan model single seat serta fasilitas pendukung lainnya yang mendukung kenyamanan dan keamanan pengunjung.
Direktur Operasi I WEGE, Bagus Tri Setyana, menyampaikan bahwa kolaborasi antara tim lapangan, pemerintah daerah, dan stakeholder proyek menjadi kunci sukses penyelesaian stadion ini. “Kami tidak hanya membangun stadion, tapi juga harapan baru bagi talenta muda sepak bola di Lamongan. Proyek ini menjadi bagian dari komitmen WEGE dalam menghadirkan ruang publik yang fungsional, aman, dan membanggakan masyarakat,” ujarnya.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, juga menegaskan bahwa kehadiran wajah baru markas Laskar Joko Tingkir membawa semangat baru bagi dunia olahraga di Lamongan. “Wajah baru stadion kebanggaan Kota Soto menjadi spirit membangun ekosistem sepak bola, utamanya di Lamongan,” ungkapnya.
Transformasi Stadion Surajaya tidak hanya mengedepankan aspek fungsional dan keselamatan sesuai regulasi FIFA, namun juga dirancang untuk menjadi pusat aktivitas masyarakat dan ikon kebanggaan daerah. WEGE menyelaraskan proyek ini dengan penerapan prinsip keberlanjutan dan teknologi konstruksi terkini, sesuai misi kami dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang inklusif dan berorientasi masa depan.
Kami mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh para pemangku kepentingan, khususnya Pemerintah Kabupaten Lamongan. WEGE akan terus menjaga komitmen terhadap mutu, keselamatan, serta keberlanjutan lingkungan dalam setiap proyek yang kami kerjakan.